Tampilkan postingan dengan label Negara Luar Angkasa Asgardia. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Negara Luar Angkasa Asgardia. Tampilkan semua postingan

Kamis, 27 Juli 2017

Ternyata Sudah Ada Ribuan Orang Indonesia Yang Mendaftar Menjadi Warga Negara Luar Angkasa Asgardia!

Saat ini semua orang banyak dihebohkan karena adanya pembentukan negara baru yang bernama Asgardia. Negara Asgardia ini bukan seperti negara biasa yang lokasi dan tempatnya berada di bumi. Lalu pasti banyak yang bertanya dimanakah negara Asgardia ini? Wah... Ternyata Askardia merupakan sebuah negara yang lokasi dan tempatnya berada di statsiun luar angkasa. Negara Askardia ini pertama kali dicetus oleh seorang ilmuwan Rusia bernama Igor Ahusrbeyli. Negara Askardia ini merekrut para penduduknya tanpa memandang status, setiap warga dapat mendaftar menjadi warga negara Askardia dengan mendaftar langsung di website askardia dengan hanya bermodalkan email untuk setiap orang yang mendaftar.


Asgardia juga saat ini sedang menyeleksi para penduduknya yang sudah mendaftar.Walaupun pemerintahan Asgardia belum dibentuk, tetapi sudah banyak sekali orang dari semua negara yang mendaftar. Misalnya penduduk dari Indonesia yang mendaftar jumlahya sampai hari ini sudah mencapai 7 ribuan jiwa. Belum lagi termasuk dari negara lain, yakni terbanyak dari negara Tiongkok (32ribu), Turki ( 29rb), Amerika Serikat (29rb), Brazil ( 10rb) dan Inggris ( 9rb) itulah 5 negara terbanyak yang mendaftar untuk menjadi warga negara Asgardia. Negara yang dicetuskan oleh ilmuwan Igor Ahusrbeyli pada tahun 2013 didirikan oleh beberapa orang dari kalangan ilmuwan, pembisnis, insinyur, dan juga pengacara. Tujuan mereka membentuk negara Asgardia adalah untuk menjadi pelindung bumi. Salah satu tujuan dibentuknya negara Asgardia adalah untuk melindungi bumi dari ancaman luar angkasa seperti komet, asteroid, badai matahari dan lain lain.

Dapatkan jutaan rupiah dengan mendaftarkan ID anda disini sekarang juga !

Para warga Asgardia juga tidak akan menghilangkan jati diri warga negara mereka, karena mereka tetap akan memegang kewarganegaraan masing - masing dan juga mereka menjadi warga negara Asgardia jadi mereka dapat memegang 2 kewarganegaraan. Menurut info dari Asgardia, mereka akan mendaftarkan diri menjadi negara setelah mereka mengumpulkan sebanyak 100 ribu warga. Jadi untuk sementara waktu para warga asgardia dapat menetap di dunia terlebih dahulu, baru setelah nanti stasiun luar angkasa diluncurkan, mereka dapat tinggal disitu. Saat ini memang untuk wilayah fisik Asgardia masih tidak mempunyainya. Karena tempat tinggal mereka masih hanya berupa angan - angan.

Tetapi ada beberapa masalah dalam mendirikan dan membentuk Asgardia. Selain dari faktor tekhnologi dan juga dana faktor yang lain adalah masalah soal hukum. Karena perjanjian luar angkasa PBB mengatur bahwa luar angkasa adalah milik manusia dan dalam pemanfaatannya dilakukan untuk seluruh umat. Jadi angkasa, bulan, matahari tidak dapat di claim menjadi milik salah satu kelompok tertentu. Perjanjian ini juga mengharuskan bahwa setiap bangsa harus membantu dalam hal pengawasan baik melalui pemerintah, organisasi nirlaba dan juga perusahaan perusahaan komersial.

Menurut Profesor Sa' id Mosteshar , Direktur London Institute of Space Policy and Law bahwa Asgardia diragukan bisa diakui oleh hukum Internasional. " Perjanjian Luar Angkasa, siapapun harus menerima, mengatur bahwa semua luar angkasa tidak dapat diakui sebagai milik suatu negara tertentu.